Mengapa Indramayu Disebut Lumbung Padi Nasional? Ini Sejarahnya

Sahabat Sehat, kalau mendengar kata "Indramayu", apa yang pertama kali terlintas di benak Bunda? Buah Mangga Gedong Gincu yang manis? Atau mungkin jalur Pantura yang legendaris?
Tapi, tahukah Bunda bahwa kabupaten di pesisir utara Jawa Barat ini punya julukan yang jauh lebih gagah dan vital bagi perut rakyat Indonesia? Ya, Indramayu dijuluki sebagai Lumbung Padi Nasional.
Bukan gelar sembarangan, lho. Tanpa kontribusi petani Indramayu, stok beras nasional bisa gawat darurat! Lantas, bagaimana sejarahnya daerah yang udaranya panas terik ini bisa menjadi "pahlawan pangan" bagi jutaan keluarga Indonesia? Yuk, kita bedah sejarahnya sambil ngopi santai!
1. Warisan Tanah Aluvial Sungai Cimanuk
Sejarah kejayaan padi Indramayu tidak bisa dilepaskan dari faktor geografisnya. Sejak zaman kerajaan, wilayah ini merupakan muara dari Sungai Cimanuk, salah satu sungai purba dan terbesar di Pulau Jawa.
Sungai ini bukan sekadar aliran air. Selama berabad-abad, ia membawa material lumpur vulkanik subur dari pegunungan di selatan (Garut/Sumedang) dan mengendapkannya di dataran rendah Indramayu. Proses alam ini membentuk lapisan tanah Aluvial yang sangat tebal dan kaya hara.
Bagi tanaman padi, tanah ini adalah surga. Teksturnya yang lempung mampu "memeluk" air dengan erat, sehingga padi tidak mudah kekeringan meski cuaca di atasnya panas menyengat. Inilah modal dasar kenapa padi tumbuh subur di sini sejak ratusan tahun lalu.
2. Tradisi Tanam Padi Sejak Zaman VOC
Catatan sejarah menunjukkan bahwa sejak abad ke-17, wilayah Indramayu sudah dilirik oleh VOC (Belanda) sebagai area strategis penyuplai logistik (beras).
Belanda menyadari potensi tanah Pantura yang datar dan luas. Mereka kemudian membangun infrastruktur irigasi kuno (yang kemudian dimodernisasi menjadi Bendung Rentang). Hal ini mengubah rawa-rawa liar menjadi hamparan sawah produktif yang luar biasa luasnya.
Hingga hari ini, Indramayu memiliki luas lahan baku sawah salah satu yang terluas di Indonesia, mencapai lebih dari 120.000 hektar! Bayangkan sejauh mata memandang isinya padi semua, Bun!
3. Peringkat 1 Penghasil Beras Tertinggi di Indonesia
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dari tahun ke tahun konsisten menempatkan Kabupaten Indramayu sebagai Juara 1 Penghasil Produksi Padi Terbesar di Indonesia (sering bergantian dengan Karawang, tapi secara volume seringkali Indramayu unggul).
Produksi gabah kering giling (GKG) di Indramayu bisa mencapai lebih dari 1,3 juta ton per tahun.
Jumlah fantastis ini bukan cuma untuk dimakan warga Indramayu sendiri, tapi dikirim (disuplai) ke Jakarta, Bandung, hingga luar pulau Jawa.
Jadi, ada kemungkinan besar nasi yang Bunda makan di warteg Jakarta atau restoran di Bandung, aslinya adalah beras dari tanah Indramayu.
4. Semangat Petani "Wong Dermayu" yang Tangguh
Faktor alam saja tidak cukup. Kunci utamanya adalah manusianya. Petani Indramayu (Wong Dermayu) dikenal memiliki etos kerja yang keras dan tangguh. Mereka terbiasa bekerja di bawah matahari Pantura yang menyengat kulit.
Mereka juga adaptif terhadap teknologi. Mulai dari penggunaan varietas unggul seperti Ciherang dan Inpari, hingga sistem tanam modern. Semangat mereka untuk terus menanam padiāmeski kadang harga pupuk mahalālah yang menjaga piring kita tetap terisi nasi setiap hari.
Mencicipi Sejarah dalam Suapan Nasi
Sahabat Sehat, julukan "Lumbung Padi Nasional" adalah bukti dedikasi panjang bumi Wiralodra (sebutan lain Indramayu) untuk negeri ini.
Di Beras Polos Indramayu, kami bangga menjadi bagian kecil dari sejarah besar ini. Beras yang kami tawarkan kepada Bunda adalah:
- Asli ditanam di tanah legendaris Indramayu.
- Dibesarkan oleh air Sungai Cimanuk.
- Dirawat oleh tangan tangguh petani lokal.
Kami tidak ingin merusak warisan sejarah ini dengan mencampurnya dengan pemutih kimia atau pewangi buatan. Kami ingin Bunda mencicipi rasa "asli" Indramayuārasa manis, pulen, dan gurih yang tercipta dari sejarah ratusan tahun.
Ingin menghadirkan rasa legendaris Lumbung Padi Nasional di rumah Bunda?
š¾ The Taste of Heritage
Dapatkan beras asli dari Lumbung Padi Nasional. Tanpa oplosan, tanpa kimia, 100% Murni Indramayu.
š Pesan Beras Warisan Nusantara
Beras Polos: Dari Indramayu, Untuk Indonesia.