Kenapa Beras Polos Indramayu Warnanya Tidak Putih Bersih? Ini Alasannya

Sahabat Sehat, pernahkah Bunda merasa ragu saat pertama kali melihat beras yang warnanya tidak putih bersih, bahkan cenderung gading atau sedikit kekuningan?
"Kok berasnya agak kusam ya? Jangan-jangan beras lama?"
Pertanyaan seperti ini wajar sekali muncul, apalagi jika kita terbiasa melihat deretan beras di supermarket yang warnanya putih menyilaukan mata alias kinclong. Tapi tahukah Bunda? Di dunia perberasan, "Don't judge a rice by its color" itu berlaku banget, lho!
Warna beras yang tidak putih bersih di Beras Polos Indramayu bukanlah tanda kualitas buruk atau kotor. Justru sebaliknya, itu adalah tanda cinta kami kepada kesehatan keluarga Bunda. Kenapa bisa begitu? Yuk, kita buka rahasia di balik warna alami beras kami!
1. Bebas dari Klorin (Pemutih Kimia)
Ini alasan utamanya, Bun. Beras yang berwarna putih pucat dan matte sempurna biasanya telah melalui proses pemutihan menggunakan zat kimia seperti klorin. Zat ini sebenarnya digunakan untuk pemutih pakaian, lho! Seram kan kalau masuk ke perut?
Beras Polos Indramayu bangga dengan warna Putih Gading atau Putih Bening. Kami tidak menambahkan satu tetes pun zat pemutih. Warna yang Bunda lihat adalah warna asli dari endosperma beras varietas Ciherang atau Inpari yang kami tanam. Jadi, warna yang "kurang putih" itu adalah badge of honor kami sebagai Beras Sehat Tanpa Pemutih.
2. Masih Ada Lapisan Aleuron (Kulit Ari)
Penyebab kedua kenapa beras kami terlihat agak keruh atau ada guratan kecoklatan/hijau muda adalah karena proses penggilingan (penyosohan) yang kami lakukan tidak terlalu ekstrem.
Kami sengaja menyisakan sedikit lapisan Aleuron atau kulit ari beras. Kenapa? Karena di situlah letak nutrisi utamanya!
- Vitamin B1 (Thiamin): Penting untuk energi dan saraf.
- Serat Alami: Bagus untuk pencernaan.
- Mineral: Zat besi dan magnesium.
Jika digiling sampai putih bersih (sosoh 100%), nutrisi ini hilang dan yang tersisa hanya karbohidrat (gula). Dengan memilih beras yang agak keruh, Bunda sebenarnya sedang memberikan "vitamin gratis" untuk keluarga.
3. Proses Giling Dadakan (Fresh Milled)
Beras Polos Indramayu menerapkan sistem Giling Dadakan. Artinya, kami baru menggiling gabah saat stok menipis atau ada pesanan gelombang baru. Beras yang baru digiling dari gabah seringkali memiliki tone warna yang lebih segar dan bening, berbeda dengan beras stok gudang tahunan yang seringkali dipoles ulang dengan tepung atau zat pelicin agar terlihat baru kembali.
Beras kami mungkin terlihat "polos" tanpa makeup, tapi kesegarannya tidak bisa bohong. Saat dimasak, aromanya wangi alami dan rasanya manis!
4. Tanpa Pelicin (Bedak/Talk)
Pernah pegang beras yang licin banget di tangan tapi debunya nempel putih-putih? Itu tandanya beras pakai pelicin atau bedak talc. Tujuannya biar terlihat mengkilap (glowing).
Beras kami teksturnya kesat. Kalau dipegang, terasa butirannya yang alami. Karena tidak pakai bedak, warnanya jadi tidak 'memantulkan cahaya' alias tidak glowing. Tapi insyaAllah, ginjal Bunda akan berterima kasih karena tidak perlu menyaring residu mineral tak larut dari bedak tersebut.
Kesimpulan: Putih Itu Belum Tentu Sehat
Jadi Bunda, jangan takut lagi ya kalau dapat beras yang warnanya agak gading atau keruh. Itu justru pertanda bagus:
- ✅ Tanda Alami: Tanpa kimia pemutih.
- ✅ Tanda Bernutrisi: Masih ada sisa kulit ari.
- ✅ Tanda Jujur: Apa adanya dari petani.
Kami di Beras Polos Indramayu berkomitmen menjaga keaslian ini. Kami tidak menjual "kecantikan" fisik beras, tapi kami menjual kesehatan dan rasa aman untuk setiap suap nasi yang dimakan anak-anak Bunda.
Sudah siap beralih ke beras yang jujur apa adanya?
Beras Sehat, Keluarga Kuat!